Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi,
Hidup kekristenan tidak dapat dilepaskan dari hidup persekutuan. Persekutuan tidak sama dengan kerumunan, walau sama-sama melibatkan orang banyak. Sebab persekutuan mengandaikan adanya ”relasi batiniah”. Tidak sendiri-sendiri. Rasul Paulus mengumpama-kan persekutuan orang percaya seperti tubuh; banyak anggota, berbeda-beda tempat dan fungsinya, tetapi semua terikat dan terekat dalam satu kesatuan.
Dalam kita berelasi dengan dengan sesama, ada satu ”hukum” yang penting sekali kita pegang dan hidupi, yaitu apa yang Tuhan Yesus katakan, ”Dan sebagaimana kamu ke-hendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lu-kas 6:31). Memulai dari diri sendiri apa yang ingin orang lain lakukan. Sebuah ”hukum” yang sederhana sebetulnya, tetapi impact-nya bisa besar sekali dalam persekutuan kita. Tidak percaya??! Mari kita buktikan di lingkungan terdekat, sekarang, dan kita bisa mulai dari hal yang paling sederhana; misalnya, Anda ingin orang lain tersenyum pada Anda, mulailah Anda tersenyum kepada orang lain.





